KETUA KOPERASI TKBM AKAN BERTINDAK TEGAS

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Probolinggo : Terkait pemberitaan di duga banyak penyimpangan penipuan dan penggelapan uang, haknya tenaga kerja tidak diserahkan yang dimuat media Warta Hukum edisi 53 Maret 218 dari hasil yang dihimpun koresponden Warta Hukum di Probolinggo dengan terbitnya berita tersebut atas dasar sumber dan data yang bisa dipertanggungjawabkan yang menyangkut pada Kantor Koperasi TKBM (Tenaga Kerja Koperasri Bongkar Muat) beralamat Pelabuhan Tanjung Tembaga Timur.

Koperasi TKBM dibawah naungan tiga kementerian diantaranya Kementrian Koperasi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Tenaga Kerja, TKBM (Tenaga Kerja Koperasi Bongkar Muat) yang aktifitas sehari-hari kerjasamadengan PT. KTI  (Kutai Timber Indonesia) bongkar muat kayu loging dari aktifitas kegiatan yang menyangkut tenaga kerja bongkar muat ada 2 pekerjaan yaitu Stifa Doring dan Kalkodoring. Namun pekerjaan tenaga kerja honor tersebut dari PT. KTI  (Kutai Timber Indonesia) ke PBM ke TKBM diterima oleh bendahara Nawi terus ke tenaga kerja atau kepala regu atau mandor.

Tiap-tiap Kepala Regu atau mandor memiliki 30 anggota tenaga kerja atau kuli yaitu yang bernama Sauliman dan H. Saleh, jumlah semua tenaga kerja Koperasi Bongkar Muat ada 60 tenaga kerja. Namun menurut H. Saleh selaku Kepala Regu atau mandor menjelaskan ada pekerjaan yang diluar kesepakatan lebih jelasnya Rp. 350 (tiga ratus lima puluh rupiah) per kubik. Sedangkan menurut Sauliman yang juga selaku Kepala Regu atau mandor juga menjelaskan sejak tanggal 01 Januari 2016 selaku tenaga kerja atau tidak pernah menerima haknya sampai sekarang. Ini kan sudah jelas-jelas ada dugaan penyimpangan penipuan dan penggelapan.

Dengan terbitnya pemberitaan di media Warta Hukum sebelumnya berbagai pihak sangat respon yang juga selaku Ketua TKBM (Karso) saat di konfimasi menjelaskan akan  bertindak tegas kalau memang betul-betul ada penyimpangan penipuan dan penggelapan kepada bawahannya termasuk bendahara TKBM, Ketua dan kepala sangat berbeda kebijakannya kalau Ketua menunggu hasil rapat pengurus dan anggota dan hasil keputusan bisa ditindak lanjuti – jelasnya. Sedangkan kepala Kantor Kesyahbandaran selaku Pembina TKBM saat dikonfirmasi Warta Hukum beberapa kali sedang ada acara Dinas luar (bersambung). Rohim.