Diduga Korupsi Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Pamekasan di laporkan ke Kejari Pamekasan.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Pamekasan : Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart) resmi laporkan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Pamekasan Ke Kejaksaan Negeri kabupaten Pamekasan pada tanggal 23/3/2018 sekitar jam 10:00 Wib dengan dugaan tindak pidana korupsi proyek pembuatan embung di Desa Bangsereh dan Balaban Kecamatan Batu Mar-Mar Kabupaten Pamekasan yang diduga tidak sesuai dengan RAB.

Proyek pembuatan embung di dua Desa tersebut dinilai tidak sesuai dengan RAB dan ditengarai dikerjakan secara asal-asalan, hal tersebut dibuktikan dengan kualitas hasil pekerjaan yang sudah banyak retak , padahal proyek tersebut baru selesai beberapa bulan yang lalu” kata Sauqi selaku ketua Alpart.

Sauqi menjelaskan “Berdasarkan data yang kami himpun dan penelitian di lapangan, kami menilai kegiatan pembuatan Embung di dua Desa tersebut bermasalah, mulai dari volume, takaran dan kualitas hasil kegiatan. Oleh karnanya kami laporkan kepada aparat penegak hukum (Kejari) Kabupaten Pamekasan agar diproses secara tegas dan se adil-adilnya sesuai aturan yang ada, agar Pamekasan yang kita cintai ini benar-benar bersih dari KKN.”

Saat wartahukum hendak mengkonfimasikan kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, beliau tidak ada ditempat.

Menurut Sapra’i pemegang kunci Kantor Dinas tersebut mengatakan “Kepala dinas dan semua struktur tidak ada cuman ada stafnya, beliau lagi ada di luar kota mengikuti kegiatan dan mendatangi undangan.”(Abdur Rahman)