Oknum ASN Gadaikan SK Demi Beli Narkoba

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Baturaja : Kabupaten Ogan Komering Ulu bersama Kapolres Dra. NK. Widayana Sulandari didampingi AKP Widhi Andika Darma SH. SIK. Selaku Kasat Narkoba Polres Baturaja yang baru menempat jabatanya, berhasil menciduk Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di salah satu dinas yang ada di lingkup Pemda Oku Berinisial AP Warga Jl. Dahlia No 10 KPR TGL, Kec, Baturaja Timur. Selasa kemarin pukul 10’30 Wib.

Kapolres Oku, AKBP Dra. NK Widayana Sulandari bersama Kasat Narkoba, saat mengungkap kasus Rabu (21/3/18), siang”menjelaskan awal mula penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat. Setelah mendapat informasi Anggota Pimpinan Akp widhi langsung melakukan penyelidikan yang mana saat itu salah satu pelaku sudah lama menjadi incaran.

Awalnya target pertama kami RS, Bandar Narkoba, setelah dilakukan penggerebekan, ada dua orang lainya satu oknum Tenaga Honorer, dan satunya oknum PNS, yang sedang asyiknya meng hisap sabu-sabu. Dari hasil penggerbekan tersebut selain mengamankan tiga pelaku, Kapolres mengatakan, pihaknya juga berhasil mengamankan Narkoba jenis sabu sebanyak 8,18 Gram klip kecil, uang sebesar Rp. 100.000 Rb, Alat hisap bong yang masih dalam keadaan berisi sabu bekas hisapan serta tiga buah handpone.

Adapun ancaman sendiri RS Bandar Narkoba di jerat dengan pasal berlapis yakni pasal 114 ayat 2 JO 112 Ayat 2 UU Narkoba No 35 Tahun 2009 dengan ancaman seumur hidup.” Tegas Kapolres. Untuk dua orang honorer dan okum PNS Dari Dinas Pertaniaan masih dalam penyelidikan, tapi untuk hukumanya maksimal 20 tahun penjara.

Di tempat terpisah Seketaris Daerah (Sekda) Dr. Drs. H. Achmad Tarmizi SE, MT, MSi, saat dimintai keterangan terkait penangkapan oknum ASN yang terlibat kasus narkoba tidak akan ada toleransi dari Pemkab Oku” silahkan di proses secara hukum yang berlaku,”terang Sekda.Terkait status sebagai seorang Aparatur Sipil negara SEKDA Menegaskan jika pihaknya tinggal menunggu keputusan dari Pengadilan, untuk sanksi pasti kita berikan sanksi kepada oknum ASN tersebut.” Pungkas Sekda”‘.

Disisi lain AP oknum Dinas Pertaniaan yang terciduk kasus narkoba” mengatakan” jika sabu yang saya beli tersebut duitnya dari minjam Bank dengan menggadaikan SK, sayapun baru dalam satu tahun ini kecanduan barang haram tersebut, bagi saya sabu adalah semacam suplemen, kalau saya pakai sabu badan terasa tenang dan rileks, sebaliknya jika saya tidak pakai sabu badan terasa sakit semua dan ngilu alias pegal-pegal”katanya”. (Subrians).