PEREDARAN PIL KOPLO MASIH MARAK DI MALANG SELATAN

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Malang : Tidak ada habisnya peredaran barang haram yang merusak generasi muda bergentayangan. Serupa kacang rebus, keberadaan pil koplo jenis Double L ini terus menerus dijajakan oleh para penjual atau pengedar kepada masyarakat. Hal ini terbukti dengan berbagai ungkap kasus penyalahgunaan Psikotropika oleh Polres Malang di Kabupaten Malang. Seperti yang terjadi di wilayah Wajak,  tadi malam (16/03) saat anggota kepolisian menggulung pengedar pil koplo.

Tadi malam sekitar pukul 20.30 WIB,  petugas unit Reskrim Polsek Wajak telah mengamankan pengedar pil koplo beserta barang buktinya, kata AKP Farid Fatoni Kasubag Humas Polres Malang, Sabtu (17/03) kepada Wartahukum.net. Tangkapan Polsek Wajak terhadap pengedar pil koplo bernama Totok Sudarmaji (36) warga Dusun Jaruman Rt. 02 Rw 12, Desa Wajak,  Kecamatan Wajak, terbilang banyak. Dari pelaku,  Polsek Wajak mengamankan 1.072 butir pil koplo.

Kronologis kejadian penangkapan pengedar pil  koplo dengan lokasi di Dusun Jaruman Rt. 02 Rw 12, Desa Wajak,  Kecamatan Wajak,  berawal dari adanya informasi masyarakat mengenai akan adanya transaksi barang haram yang peredarannya serupa kacang rebus di musim penghujan. Mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Wajak yang sedang melakukan patroli dalam Cipta Kondisi menghadapi Pilkada dan Pilgub Jatim 2018 ini,  langsung melakukan pemantauan di lokasi tersebut.

Ternyata, informasi akan adanya transaksi pil koplo tersebut benar. Anggota Polsek Wajak dengan sabar memantau pergerakan pelaku yang menunggu pembelinya. Saat terjadi transaksi,  dengan sigap anggota menangkapnya. Dari hasil mengamankan pelaku di lokasi,  anggota juga langsung membawa pelaku ke rumahnya untuk dilakukan penggeledahan, ujar Farid.

Dari hasil penggeledahan badan dan di rumah pelaku,  kepolisian  mendapatkan  9 box pil koplo dengan tiap box berisi 100 butir,   24  tik dengan isi setiap tik  7 butir dan satu plastuk klip berisi 4 butir. Total pil  koplo yang diamankan sebagai barang bukti sebanyak 1.072 butir. Selain itu juga diamankan uang hasil penjualan sebesar seratus ribu rupiah, pungkas Farid. (Kie)