Jalan Poros Menuju Desa Markisa Sp II Rusak Parah, Pemerintah Terkesan Tutup Mata

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Baturaja :  Sudah berapa tahun ini keadaan jalan poros di Desa Markisa Sp II Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) rusak parah dan kondisi berlobang masih dirasakan oleh warga setempat. Senin 5/3/18 Ketika awak media Warta hukum berhasil meminta keterangan warga setempat yang kebetulan melintas jalan tersebut yang enggan di sebutkan namanya. “mengatakan” kerusakan jalan ini sangat menghwatirkan dan membahayakan para pengguna jalan lebih parah lagi waktu hujan turun harus lebih ekstra hati-hati karena keadaan jalan yang licin dan lobang di mana-mana.

Kami sebagai warga sini sangat merasa Desa Markisa seperti desa yang tertinggal tidak ada kepeduliannya oleh pejabat-pejabat yang ada di daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Bahkan pejabat pemerintah yang ada di wilayah Kabupaten Oku, pernah datang dan meninjau langsung ke desa ini serta melihat sendiri keadaan jalan, namun sampai sekarang tidak kunjung diperbaiki seperti tidak ada kepedulian, dan terkesan tutup mata.

Padahal jalan poros ini adalah jalan utama warga untuk mengangkut hasil bumi serta akses utama masyarakat lewat lalu lalang, menuju pasar yang ada di kota “jelasnya”. Sementara itu saat awak Media Warta Hukum menyambangi rumah JOHAN SAFARI Kades Markisa SP II untuk meminta keterangan lebih lanjut. Membenarkan apa yang dikatakan warganya soal jalan poros”Kadespun “menambahkan” bahwa saya dan warga desa kerap melakukan gotong royong untuk menimbun jalan dengan batu karang dan batu sungai, tapi itu hanya sementara karena tidak bertahan lama, “bebernya”.

“Untuk bisa membangun jalan poros desa ,itu pasti membutuhkan biaya yang sangat besar, dan sudah berapa kali pengajuan proposal soal jalan Desa Markisa SP II Kabupten OKU ini dilakukan, bahkan sudah beberapa kali juga Kepala Desa bertatap muka dengan orang nomor 1 (satu) yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) serta wakilnya dan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang sampai akhir tahun 2017, namun belum ada respon sampai saat ini”, jelasnya Masih kata Kades jika jalan poros utama menuju ke desa dibangun dengan menggunakan dana desa ataupun ADD itu tidak memungkin kan, yang mana mengingat kemampuan Anggaran Dana Desa yang terbatas pihaknya hanya mampu membangun apa yang sudah di programkan pemerintah desa, termasuk Jalan Lingkar Desa,”ucap Johan.

Saya selaku Kepala Desa sekaligus mewakili warga desa berharap supaya Pemerintah dan perwakilan rakyat yang ada di DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu(OKU). Supaya kiranya dapat mendengar dan memperhatikan apa yang menjadi keluhan dari desa-desa yang ada di wilayah Kabupaten Oku. Khususnya jalan poros Desa Markisa Sp II  Kecamatan Lubuk Batang.”Harapnya (Subrian)