Jajaran Wilayah Hukum Polsek Parung Panjang Temukan Mayat Tak Dikenal

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH BOGOR : 02/03/2018) Sesosok mayat ditemukan warga, Sabtu (24/2/18) kemarin, di kebun bambu Kampung Sukajaya Desa Singabraja, KecamatanTenjo Kabupaten Bogor. Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Parungpanjang, Iptu Irwan Aleksander bahwa warga menemukan mayat yang sudah tidak utuh kondisinya. Penemuan mayat itu dari laporan warga ke Kapolsubsektor Tenjo, Aiptu Madroji melalui telepon sekitar pukul 14.00 Wib.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung menuju ke TKP dan masyarakat sudah ramai untuk melihat adanya penemuan mayat yang tidak jauh dari Jalan Raya Tenjo Babakan. Kita langsung melakukan evakuasi mayat tersebut,” terang Irwan kepada Nasional Xpos, Minggu (25/2/18). Lanjut Kanit, mayat itu ditemukan Nurul Ikhwan (24) dan Jajang (22) warga Kampung Cilaku Dukuh RT 03 RW 01 Desa Cilaku Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Menurut keterangan kedua warga, bahwa pada saat melintasi kebun bambu sekitar pukul 11.30 Wib untuk memnita singkong ke kebun milik Aki Enin, tiba-tiba dihadang dua ekor anjing.

“Salah satu warga yang bernama Jajang melihat ada bangkai yang sedang digigiti anjing karena kaget kedua warga langsung melaporkan ke Aceng yang sedang berada di bengkel motor, lalu ketiga warga melakukan pengecekan ke lokasi guna memastikan bangkai tersebut dan didapatkan bahwa bangkai merupakan sesosok mayat manusia, kemudian ketiga orang warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsubsektor Tenjo,” terangnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Parungpanjang, Kompol Nurahim membenarkan penemuan mayat di kebun bambo itu. Dirinya langsung memerintahkan anggota yang sedang piket, untuk melakukan cek TKP dan mengevakuasi mayat tersebut. “Korban belum diketahui indentitasnya dan jenis kelaminnya karena kondisi mayat sudah tinggal tulang belulang tengkorak, tulang tengkorak kepala bagian tubuh yang tersisa dari tulang punggung hingga pinggul bagian bawah dalam keadaan sudah membusuk akibat mayat uda lama meninggal. belum bisa identifikasi dugaan tindak pidana atau apapun, karena sulit diidentifikasi, mayat kita bawa ke RS Soekanto Kramat Jati untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (Hendrik)