Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa Menjelang Pilgub Sum-sel Bikin Merinding

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Oku : BATURAJA.  Simulasi untuk persiapan Pemilihan Calon Gubernur ( CAGUB) dan Calon Wakil Gubernur ( CAWAGUB) Sumsel tahun 2018. Polres Ogan Komering Ulu (OKU) adakan latihan Simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) acara yang berlangsung di terminal Tipe A Batu Kuning Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Senin (27/2/2018).

Simulasi ini bertujuan untuk melatih kemampuan dan keterampilan personel Polres OKU untuk mengantisipasi Dari amukan pengunjuk rasa jika sampai nanti nya ada yang ingin berbuat anarkis.

Latihan simulasi yang di kedepan kan satgas pengamanan pilkada yang melibatkan personil Polres Oku, TNI, POL PP berjalan mulus, sesuai dengan tingkatan-dan cara bertindak pada situasi-situasi tertentu yang memerlukan pengamanan.

Kapolres OKU, AKBP Dra. Ni Ketut Widayana Sulandari didampingi Ketua Pelaksana Simulasi Latihan Kompol Yuskar Effendi SH MH, yang ditemui di tempat simulasi di Terminal Tipe A Batukuning Kecamatan Baturaja Barat, mengatakan,”Sebanyak 600 personel dikerahkan untuk mengikuti Simulasi Latihan Sispam Kota ini.

Terdiri dari POLRI sebanyak 250 Personil Satgas Deteksi, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcar Lantas, Satgas Pam Obvit, Satgas Gakkkum/Gakkumdu dan Satgas Ban Ops, TNI Kodim 0403/OKU sebanyak 30 Personel, Sat Pol PP sebagai pasukan Dalmas Pendukung 60 personel, Kemenhub 30 Personel PBK 20 Orang, Dinas Kesehatan 10 orang dan peserta pendukung sebanyak 200 orang. Jelas Kapolres kabupaten OKU.

Kapolres menambahkan, “Simulasi Latihan Sispam Kota ini memperagakan tiga latihan, pertama ada oknum pemilih yang mencoblos di 2 TPS berbeda sehingga memancing keributan di TPS.

Kemudian atraksi penghadangan pengiriman kotak surat suara hasil pemunguatan suara dan ketiga penyerangan ke Kantor seketariat KPUD ogan komering ulu (OKU) yang pada ahirnya berbuntut pada aksi anarkis sehingga terjadi aksi dorong mendorong antara massa pendemo dan aparat keamanan”, jelas Kapolres OKU. “Subrian”.