KADES PENANTIAN DI PINTA SUPAYA DI PECAT DARI JABATANYA

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Oku :Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Aksi Demo Ratusan masyarakat yang menuntut kepala desa penan tian,kecamatan sosobuay rayab Abdu Manan, agar turun dari jabatannya sebagai kepala Desa. Selasa 20/2/18 Aksi ini langsung di gelar di tiga tempat yang berbeda Masa pendemo yang lebih kurang berjumlah 120 orang,

Langsung menuju ke kantor Dinas pemberdayaan masyarakat Desa (PMD) kabupaten ogan komering ulu (OKU), ada sekitar 45 menit mereka meng-orasikan tuntunanya dan diterima oleh kadin PMD, rombongan penyuara tuntutan atas nama rakyat desa Penantian ini,terus langsung menuju kantor Kejaksaan Negeri Baturaja.

Di halaman kantor kejaksaan negeri Baturaja kedatangan para pendemo di temui oleh Kajari OKU ( Sugeng,SH). Menanggapi tuntutan untuk minta di tindak lanjuti proses laporan pengaduan pemalsuan tanda tangan bendahara desa (RK) oleh kades penantian terkait dengan pelaksanaan anggaran dana desa tahun 2017, Kajari menjelaskan sampai dengan sekarang hasil audit pihak Insfektorat OKU belum sampai ke pihak kejaksaan, sedangkan surat pengaduan ditujukan ke Insfektorat, kejaksaan hanya tembusan saja. Namun kami ( Kejaksaan Negeri OKU) akan segera memproses apabila Insfektorat telah menindak lanjuti pengaduan tersebut dan hasil tindak lanjut itu di sampaikan ke pihak kejaksaan , ujar Sugeng.

Selesaikan mendapat jawaban dari Kajari, Koordinator demo yang di dampingi oleh ormas Barisan pemuda lengkiti bersatu (BPLB) OKU Dengan mendapat kan pengawalan Polisi dan Pol PP, kembali melanjutkan Aksi Damai Dengan menuju kantor Pemda Oku untuk menemui Bupati OKU.
Sekitar jam 10.30 WIB.Rombongan Aksi Demo sudah memasuki halaman pemkab,namun kehadiran mereka cepat diantisipasi oleh Pol PP  sudah bersiap-siap, dengan membuat barisan pagar betis pintu masuk kantor Bupati segera di jaga oleh puluhan Pol PP untuk menjaga jangan sampai ada tindakan yang anarkis dan tidak di inginkan.

Dengan menggunakan alat pengeras suara,secara lantang terdengar mereka ber-orasi menyampaikan suara tuntutan agar Kepala desa penantian saudara (Abdul Manan) di turunkan dan di proses secara Hukum atas perbuatannya yang telah memalsukan tanda tangan bendahara pada pelaksanaan kegiatan Dana Desa tahun 2017 lalu. Selain itu juga para pendemo menyampaikan keluhan mereka atas ketidak puasan cara pelayanan kepala Desa (KADES) terhadap warganya yang suka mengintimi dasi dan kurang peduli pada masyarakat.

Seketaris Daerah (Sekda) OKU Drs. Ahmad Tarmizi Degan di dampingi oleh Assisten 1 yang juga di dampingi oleh Kabag Humas menerima para pendemo dan meminta perwakilannya untuk rapat di ruang rapat abdi praja dan berjanji akan segera menyampaikan tuntutan mereka kepada Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) yang mana bupati sedang tidak ada di tempat saat itu. Subrian