PUJITO (SEKCAM BANDUNG KABUPATEN TULUNGAHUNG) NGELAYAB CARI JANDA

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tulungagung : Tertanggal 20 januari 2018 pukul 08:00 wib. diwilayah desa Malasan kec. Durenan kab. Trenggalek, dihebohkan wanita yg melabrak keluwarga Pujo (warga desa Malasan). Pujo sangat terkejut, adu mulutpun terjadi. Tak lama kemudian datanglah perangkat desa setempat (Nurkojin) yg melerai. Ketika wanita itu ditanya, namanya adalah Endang. Endang datang kerumah pujo, bermaksut untuk mencari suaminya yg bernama Pujito (sekcam Bandung kab. Tulungagung).

Menurut informasi yg didapat Endang, bahwa suaminya yg bernama Pujito menginap dirumah Pujo. Pujo mempunyai beberapa anak. Salah satu anaknya bernama Sriutami yang bersetatus janda. Ketika Endang menanyakan keberadaan suaminya kepada Pujo, Pujopun mengelak bahwa Pujito tidak ada dirumhnya. Aku tdk percaya. Naluri seorang istri tdk bisa dikelabui ( ujar Endang ). Endang tetap masuk kedalam rumah, dan menemukan motor dinas juga sepatu milik suaminya. Pujo tdk bisa menyangkal lagi. Pujitopun (suami Endang) bisa ditemukan di area kamar mandi belakang. Endang sangat marah, seketika itu juga menampar Pujito. Mendengar kejadian itu, kami dari wartawan WARTA HUKUM segera menggali informasi yang lebih detail dari berbagai pihak. Menurut keterangan warga, Pujito (SEKCAM BANDUNG) sering kali berkunjung k rumah Pujo. Bahkan bila mana Pujito berkunjung k rumah Pujo, wargapun menjadi resah. Hal ini disebabkan, Pujito setiap berkunjung pulangnya larut malam. Menurut penilaian warga, hal ini sangat tidak pantas dilakukan oleh Pujito. Apalagi Pujito adalah seorang sekretaris Kecamatan (SEKCAM) Bandung Kabupaten Tulungagung.

Menurut keterangan Pujo, Pujito pernah mohon restu untuk menikahi Sriutami (anak Pujo yg pertama). Keluwarga Pujopun setuju. Makanya Pujito sudah dianggab seperti keluarga sendiri. Pujitopun mengatakan kepada pujo bahwa dirinya sudah mengajukan gugatan cerai terhadap istrinya di pengadilan agama (PA). Disisi lain sang istri Pujito (Endang) memberikan keterangan yg berbeda. Endang belum pernah menyetujui gugatan cerai suaminya. Bahkan Endang memberikan keterangan bahwa kejadian seperti ini tdk kali ini saja. Wah masih beristri kok mau menikahi janda, Ijin dulu sama istri (ujar warga). “KYT. WH Tulungagung Trenggalek”.