Pengikut Aliran Syi’ah Melaksanakan Sidang Isbat Massal

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : Untuk mendata sekaligus legalitas dalam tertib administrasi kependudukan, pihak pemerintah Kabupaten Sampang mengadakan sidang Isbat khusus pengikut aliran Syi’ah, dalam kedatangan Kelompok pengikut aliran syi’ah tersebut di jaga super ketat dari pihak keamanan yang melibatkan dari Polres Sampang di pimpin oleh Kapolres (AKBP Budhi Wardiman, SH, S.IK) sendiri yang melibatkan dari berbagai kesatuannya, dari Kodim 0828 sekitar satu pleton anggota TNI (30 anggota) di pimpin sendiri oleh Dandim (Kol. Inf Indramabudi) dan juga dari Brimob sekitar satu pleton anggota beserta Satpol PP.

Setelah rombongan penganut aliran Syi’ah datang menggunakan dua bus dari pemprov Jawa Timur dengan pengawalan ketat dari Brimob dan langsung menuju di ruangan tertutup Aula pendopo Bupati Sampang sehingga untuk peliputan berita, pihak media tidak diperbolehkan masuk, sehingga dari pihak awak media termasuk juga media Warta Hukum langsung menemui Kabag HUMAS Pemerintah Kabupaten Sampang (Yulis Juwaidi, S. Sos, MS.i).

Dalam keterangannya Kabag HUMAS mengatakan, “Setelah di data dari rombongan tersebut yang mengikuti nikah massal atau sidang Isbat berjumlah 23 Pasangan suami – istri dengan rincian 15 Pasangan berasal dari Desa Karang Gayam – Kecamatan Omben dan 5 Pasangan berasal dari Desa Blu’uran – Kecamatan karang Penang semuanya dari kabupaten Sampang, adapun sidang di pimpin oleh Kepala Pengadilan Agama, dengan tujuan agar pengikut aliran Syiah tersebut bisa dibuatkan surat buku nikah dan nantinya anak dari rombongan tersebut itu dibuatkan akta kelahiran, sebetulnya sidang isbat ini merupakan program terpadu pemerintah pusat yaitu dari staf kepresidenan yang dipimpin oleh Bapak Munajad beserta jajarannya, diantaranya adalah Kementerian Agama, Dinas Kependudukan Catatan Sipil, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Propinsi, Bakesbangpol dan setelah itu, nantinya supaya di proses langsung jadi di sini, baik buku nikah maupun akta kelahirannya “, Kata Yulis Juwaidi, S. Sos. MS.i.

Sedangkan dari pihak pengamanan yang diwakili oleh Kabag Op (Kompol. Pramono Ananto) mengungkapkan,” pengamanan dan penjagaan memang dilakukan secara cepat dengan melibatkan berbagai unsur keamanan, diantaranya dari Brimob (1 Pleton), Kodim 0828 (1 Pleton), dan menurunkan seluruh jajaran kesatuan Polres juga Polsek Sampang beserta Satpol PP, kita melakukan pengamanan secara ketat yaitu untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan dan juga sekaligus untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif dengan aman dan tenang di wilayah daerah Kabupaten Sampang, sehingga dalam prosesi sidang isbat tersebut bisa berjalan dengan lancar”, Ungkap Kompol Pramono Ananto. Akhirnya dengan adanya penjagaan yang super ketat tersebut, prosesi jalannya sidang Isbat sampai pembuatan surat buku nikah dan akta kelahiran putra – putri mereka tidak mengalami gangguan sehingga prosesnya berjalan sesuai dengan rencana dan berakhir sekitar jam 16.00 Wib baru selesai semua. (is-one)