DINAS KOPERASI KOTA MALANG WARNING KSP TMB SECEPATNYA MELAKUKAN AUDIT

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Malang : Penggelapan uang simpanan anggota Koperasi Teratai Mas Bhuwana senilai 6 miliar, membuat Dinas Koperasi Kota Malang angkat bicara. Kepala Dinas Koperasi Kota Malang, Tri Widyani P, menghimbau dengan adanya masalah internal di tubuh KSP Teratai Mas Bhuwana agar diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan antar pengurus masing-masing. Setelah konsultasi beberapa kali, kami menyarankan agar bisa diselesaikan secara musyawarah kekeluargaan antar pengurus,ujarnya saat ditemui di kantor Dinas Koperasi kepada Wartahukum.net, Kamis (8/2/2018).

Menurut perempuan berkacamata itu, kedua belah pihak yang berseteru saling membenarkan dan mempertahankan pendapatnya masing-masing. Akhirnya muncul rapat anggota luar biasa di montana kemarin (7/2/2018),” ujarnya. Dengan mengacu pada AD/ARTkoperasi tersebut menurutnya rapat anggota luar biasa kemungkinan bisa dikatakan sah sah saja.

Agar tidak muncul konflik yang berkepanjangan, dinas koperasi juga menyarankan koperasi untuk di audit. Kita perlu ada audit, recordnya selama berdiri tahun 2015 koperasi tersebut belum pernah melakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan), kuncinya salah satunya itu, kalau sehat pasti menyelenggarakan RAT,ujar perempuan yang sering di sapa Yani itu. Agar kegiatan koperasi itu sehat, menurut Yani harus melakukan RAT, audit dan melaporkan kegiatannya tentang manajemen kekoperasian. Kita juga sedang menggalakkan untuk meningkatkan SDM pengurus koperasi, melakukan sertifikasi, uji kompetensi dan juga sosialisasi tentang pembukuan kas, tegasnya. Namun, koperasi teratai ini pengakuannya tidak pernah melaporkan kegiatan manajemen kekoperasiannya selama 2 tahun. Aturannya kalau 3 tahun berturut turut tidak melaporkan manajemennya, wajib kita usulkan untuk diadakan pembubaran koperasi ke pihak pusat, pungkasnya. (kie)