PEMERINTAH KOTA TEGAL ANGGARKAN APBD 5 MILIAR UNTUK JKN WARGA KOTA TEGAL.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tegal :  Kamis (1/2/2018). Pemerintah Kota Tegal akan menanggung 17.064 JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) untuk warga miskin yang belum tercover. Hal ini disampaikan oleh Plt. Wali Kota Tegal, M. Nursholeh saat Audiensi dengan Kepala Kantor Cabang Badan Penyelenggara jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, A Prasetya. HP, di ruang kerja Wakil Wali Kota Tegal.

Plt. Wali Kota Tegal Menjelaskan bahwa dari catatan Basis Data Terpadu (BDT) dimana merupakan basis data yang dimiliki oleh Pemerintah bagi masyarakat miskin di masing-masing daerah. Di Kota Tegal ada sekitar  81.000 jiwa yang ada didalam BDT tersebut, namun dari data tersebut 68.000 diantaranya sudah memilki kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berarti sudah memilki jaminan kesehatan, sedangkan sisa 17.064 jiwa yang belum memilki kartu JKN dengan berbagai sebab, baik itu ketidak tahuan masyarakat atau masalah komunikasi yang tidak lancar, Sesuai dengan instruksi Presiden nomor 08 tahun 2017 Tentang Optimalisasi Program JKN, didalam Inpres yang di instruksikan oleh Presiden kepada Pemerintah Daerah baik Bupati, Wali Kota maupun Gubernur untuk wajib mengalokasikan anggaran untuk program jaminan kesehatan, kemudian memastikan seluruh penduduknya masuk kedalam program JKN, Pemkot Tegal berkomitmen untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Badan Penyelenggara jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, A Prasetya. HP menyampaikan sesuai dengan komitmen Plt. Wali Kota Tegal yang menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kota Tegal sudah dianggarkan tahun 2018, di APBD sekitar 5 Miliar sehingga dengan demikian  sisa 17.064 warga miskin yang belum tercover JKN, secara automatis akan didaftarkan oleh Pemerintah Kota kepada BPJS Kesehatan. Sehingga harapannya seluruh masyarakat miskin di Kota Tegal bisa terdaftar dalam program JKN sebagai peserta BPJS, agar tidak ada kehawatiran apabila warga mengalami sakit

Secara teknis nanti, warga yang tercantum dalam BDT akan di daftarkan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, dan berdasarkan data dari Dinkes dan Dinsos tersebut BPJS akan segera menerbitkan kartu JKN bagi 17.064 warga miskin tersebut. Dan setelah diterbitkan masyarakat tidak perlu mengambil, melainkan akan dikirimkan oleh pihak BPJS melalui pos sesuai dengan alamat yang sudah tercantum dalam BDT.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Dr Suharjo.Menyampaikan bahwa program ini merupakan pelaksanaan komitmen Plt. Wali Kota untuk melaksanakan Universal Healty Coverage (UHC) diharapkan seluruh masyarakat menjadi peserta BPJS, dan khusus untuk masyarakat miskin Pemerintah Kota Tegal memilki komitmen bagi 17.064 masyarakat yang masuk ke dalam BDT akan ditanggung oleh pemerintah Kota, dan saat ini tengah ditindaklanjuti secara teknis, “Pungkasnya. “fier”