Pengadaan 10 Unit Mobil URC Diduga Ada Indikasi Mark-up Angaran, GMBI Laporkan Ke Kajati Dan Kajari

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Banyuwangi : Tepatnya pada realisasi anggaran tahun 2017 yang lalu dari realisasi Dana Desa (DD), sebanyak 10 (sepuluh) Desa sewilayah Kecamatan Singojuruh merealisasikan sebanyak 10 unit kendaraan jenis Suzuki APV GL dengan harga perunitnya sebesar kuranglebih Rp 196.250.000,-Pernyataan tersebut diperkuat dari Kepala Desa (Kades) Benelan Kidul, Tatang Suraji ketika dikonfirmasi saat berada dikantornya mengatakan, bahwa mengenai adanya realisasi tahun 2017 untuk pengadaan unit mobil pelayanan yang peruntukannya bagi kepentingan masyarakat didesanya telah menganggarkan sebanyak 1 (satu) unit diikuti dengan sejumlah desa lainnya di Kecamatan Singojuruh.

Besarnya anggaran yang telah disediakan untuk realisasi 1 (satu) unit tersebut sebesar Rp 196.250.000,- diambilkan dari dealer yang ada di Kabupaten Banyuwangi dilakukan secara kolektif bersama – sama dengan sejumlah desa lainnya. “ Mobil jenis Suzuki APV GL ini nantinya dijadikan sebagai inventaris kantor desa yang selalu akan siap beroperasional dalam memberikan pelayanan antar jemput bagi seluruh masyarakat yang membutuhkannya. Alhamdulillah sudah terealisasi dalam program DD ini diikuti sejumlah desa lainnya di Kecamatan Singojuruh. Mengenai harga perunitnya sebesar Rp 196.250.000,” Katanya.

Ia menambahkan, mobil yang di branding URC ini sepenuhnya menjadi milik bersama dan dibuat seragam sebagaimana yang telah disepakati secara bersama-sama dengan sejumlah desa lainnya. Selain itu, pengadaan kendaraan ini sangatlah besar fungsi dan manfaatnya. Karena hal ini sebagai bentuk pelayanan prima cepat dan tepat dalam memberikan dan menangani warga yang sakit. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Distrik Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Banyuwangi, Setyo SH menemukan adanya kejanggalan dalam besarnya anggaran dan dalam realisasinya terindikasi ada selisih anggaran jika dilihat dari harga yang terdapat pada price list OTR jenis unit kendaraan Suzuki APV tersebut.

Menurutnya, mengenai harga OTR yang terdapat di dealer Suzuki Mobil Banyuwangi dan dealer Suzuki Sembilan Jaya Indah laju yang berkantor di Jalan Letjen S.Parman mengenai setiap pembelian unit kendaraan untuk jenis Suzuki APV GL terbaru saat ini seharga Rp 192,5 juta dan untuk jenis APV GX program paket Suzuki perbulan Juli 2017 seharga Rp 204 juta. Apabila dalam setiap pembelian unit dibayar secara tunai akan mendapatkan cash back sebesar Rp 19 juta. “ Untuk pembelian cash, setiap unitnya nanti secara otomatis akan diakumulasi dari harga OTR menyesuaikan dengan program disaat pemesanan, sehingga cash back nilainya bisa dikatakan fluktuatif.

Selain itu, dari sejumlah referensi sejumlah sales dealer saat di investigasi mengatakan hal yang sama bahwa semua konsumen pasti mendapatkan cash back karena ini sudah menjadi program dan untuk jumlah nominal cah back sangat variatif tergantung dari bulan berapa dilakukan realisasi pengambilan unitnya.Sehingga, dari hasil konfirmasi dan investigasi seperti yang dikatakan Kades Benelan Kidul, Tatang Suraji dilihat dari anggaran dana desa yang dikeluarkan pada pembelian unit mobil itu ada selisih kelebihan anggaran, karena harga unit mobil suzuki APV type GL tersebut lebih rendah dan masih mendapatkan cashback sehingga hal ini masuk pada kategori mark-up.

“ Untuk menindaklanjuti adanya indikasi penyimpangan anggaran dan diduga adanya markup maka pihak kami melaporkan ke kantor Kejaksaan Tinggi (Kajati) Surabaya dan kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) di Banyuwangi agar ditindaklanjuti diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” Ungkapnya.(Pras)