Polsek Sukolilo Dan Polrestabes Sikatan Surabaya TAK TANGGAPI Laporan Awak Media Yang Mengalami Pengeroyokan Dan Pengerusakan

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : (19/1) Andrean seorang awak media yang hendak pulang dari acara liputan di Polda Surabaya, Mengalami insiden pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh oknum Internal dari leasing Acc Surabaya (team rizal). Hal ini diterangkan oleh andrean(48) korban pengeroyokan pada tanggal 11/1 /2018 lalu. Pasalnya dalam hal ini andrean bersama istrinya Elliana (45) menjadi korban kekerasan debt collector yang saat itu langsung menghadang mobil sigra yang dikendarainya tiba-tiba diberhentikan oleh sekelompok orang yang beranggotakan 5 (lima) orang dengan mengendarai mobil dengan nopol AD-8796-FM yang mengaku dari pihak internal leasing Acc Surabaya tepatnya di Jalan Arif Rachman Hakim seputaran MEER Trafight Light dan langsung mengadakan perusakan dan pengeroyokan dengan cara menggedor kaca mobil serta menendang bemper hingga mobil milik awak media rusak.

Merasa tidak aman dirinya langsung membunyikan klakson mobil dan berteriak mencari pertolongan dengan mengatakan ‘ Pak Tolong Saya Dirampok !! Namun tak seorangpun yang ada di sekitar tempat kejadian datang untuk memberikan bantuan kepada awak media yang sedang mengalami pengeroyokan tersebut. Merasa tidak terima awak media tersebut langsung mengarahkan mobilnya ke arah Polsek Sukolilo Surabaya guna melaporkan masalah perusakan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh pihak debt collector Acc ini.

Namun laporan awak media tidak ditanggapi oleh pihak Polsek Sukolilo ,bahkan dengan bangga debt collectorpun mengancam korban dengan nada tinggi’ Awas Kau !! Di depan Slamet Kanitreskrim Polsek Sukolilo, diduga angota Polsek sudah 86 dengan pihak tersangka. Merasa tidak digubris Andreanpun melanjutkan laporannya ke Polrestabes Jalan Sikatan Surabaya namun anehnya laporannya juga tidak mendapatkan tanggapan . Dengan rasa kecewa awak media tersebut mengajak istrinya untuk pulang ke rumahnya dengan harapan Pihak KAPOLRI DAN KAPOLDA bisa menindak lanjuti kasus pengeroyokan dan pengerusakan yang dialaminya dan segera menangkap pelaku.