Di Duga Adanya Penilapan Uang Anggaran Negara, Mantan Camat Pengarengan Resmi Di Laporkan

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : Ketua LSM Laskar Trunojoyo (M. Hari) beserta para anggotanya pada hari Jum’at (19/01/2018) sekitar jam 13.00 Wib mendatangi Kantor Polres Sampang.
Maksud dan tujuan kedatangannya yaitu untuk pelaporan terkait masalah anggaran rutin dana pemeliharaan dan perawatan Kantor Kecamatan Rumah Dinas dan Mobil Dinas Camat yang ada di kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang.

Adapun kedatangan LSM Laskar Trunojoyo ke Polres Sampang yaitu untuk memberikan keterangan tentang penyalahgunaan anggaran rutin, mantan Camat Pengarengan tersebut diduga atau disinyalir melakukan tindakan Penilapan.

Setelah ditemui secara terpisah oleh awak media Warta Hukum, ketua LSM Laskar Trunojoyo (M. Hari) mengungkapkan, “Kami dari lembaga sangat kecewa dengan apa yang dilakukan oleh oknum Bapak Camat tersebut alasan kekecewaan kami, karena dibiarkannya anggaran dana (uang) mengendap lama tanpa langsung dibelanjakan, itu merupakan suatu Kejahatan yang tidak dapat dibenarkan apalagi dikerjakan di luar batas anggaran tahun berjalan, terbukti saat setelah kami melakukan pengecekan ke lokasi baru ada tindakan pengerjaan atau pelaksanaan yang dilakukan bulan Januari 2018”, Pungkasnya.

Masih kata Beliau, “Ironisnya dengan ada dugaan penilapan itu karena mau di salah gunakan, Anggaran Rutin dari Pemerintah tersebut mungkin ingin difiktifkan, Namun karena ketahuan oleh lembaga kami baru ada tindakan pengerjaan oleh oknum mantan Bapak Camat Pengarengan, sehingga pelaksanaan tersebut terindikasi banyak kecurangan- kecurangan yang berakibat dapat merugikan Uang Negara”, Ungkap M. Hari (Laskar Trunojoyo).

Anggaran Rutin biaya perawatan dan pemeliharaan itu pasalnya pencairan di bulan Oktober, Namun karena adanya dugaan penilapan, pelaksanaannya dilakukan sampai tahun anggaran selesai, sehingga pengerjaan di luar batas anggaran berjalan, dengan adanya ketidakwajaran yang dilakukan mantan Camat Pengarengan itu mengundang reaksi dan kritikan cukup keras dari pihak LSM Laskar Trunojoyo untuk melaporkan ke pihak kepolisian sehingga dapat lanjut ke ranah Hukum. (is-one)