MASYARAKAT KELUHKAN RESTRIBUSI PARKIR YANG DI”STEMPEL” LAGI

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Malang : Warga Malang yang identitasnya tidak mau disebutkan namanya mengeluhkan parkir di salah satu Mall yang ada dipusat Kota Malang, ketika ditemui awak media wartahukum.net, beliau mengatakan restribusi karcis parkir terdapat kejanggalan karena dikarcis tertera Rp 2500 ternyata distempel jadi Rp 5000, saya heran kenapa dari pihak terkait kok diam saja tanpa kasih penjelasan, ujarnya.

Ketika awak media konfirmasi masalah karcis yang distempel lagi ke Dishub kota Malang ditemui oleh Kadishub Bapak Kusnadi S.Sos, beliau mengatakan bahwa karcis yang dimaksud bukan cetakan Dishub tetapi itu cetakan dari DISPENDA, karcis dari Dishub bernominal Rp 2000 dan Rp 3000 saja. Kusnadi juga mengatakan bahwa masyarakat kota Malang dalam hal masalah parkir pasti mengira punya Dishub, padahal parkir juga ada yang diurus langsung oleh DISPENDA Kota Malang,parkir di Mall contohnya semua pengurusan langsung ditangani DISPENDA, jadi tidak semua parkir yang mengurus Dishub.

Karena itu bulan depan dari pihak Dishub akan melakukan sosialisasi tentang parkir di Kota Malang supaya masyarakat lebih tahu dan paham tentang parkir, ketika ada permasalahan parkir pikiran warga selalu menuju ke Dishub. Keluhan masyarakat tentang parkir yang dikelola Dishub dimana saja kita siap menampung dan langsung terjun ke lapangan serta akan membenahi pelayanan parkir, supaya masyarakat lebih aman dan nyaman dalam memparkirkan kendaraannya.

Ketika awak media konfirmasi ke Dispenda kota Malang ditemui Bapak Cahyo bagian perpajakan, beliau mengatakan memang benar karcis itu dari Dispenda tetapi mulai tahun kemarin dari pihak Dispenda sudah tidak mengeluarkan karcis lagi tapi karcis yang ditemukan tersebut buatan dari pihak pengelola Mall yang sudah dilaporkan ke Dispenda dan dari pihak Dispenda tidak mengeluarkan tarif parkir tapi pihak pengelola parkir Mall yang mengeluarkan tarif sendiri, tarif yang dikeluarkan pengelola parkir Mall oleh Dispenda dikenakan pajak perkarcis, jadi ketika ada karcis parkir distempel sudah benar dengan aturan yang ada dikota Malang, kendala hanya kurang sosialisasi ke masyarakat. (Kie)