LAHAN TANAH MILIK YAYASAN YATIM PIATU MUHAMMADIYAH. ATAS HIBAH DARI SEORANG DERMAWAN BERUJUNG DIGUGAT DI PENGADILAN KOTA PROBOLINGGO

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hj. EDI PURNOMO

WH PROBOLINGGO: Memang banyak seorang Dermawan yang memberikan sebagian hartanya untuk kepentingan orang lain secara ikhlas dan tidak meminta imbalan. Dan juga jarang seorang Dermawan memberikan hartanya berupa lahan tanah untuk kepentingan orang lain, hal ini ada seorang dermawan di Kota Probolinggo yang bernama H. EDI PURNOMO yang kehidupannya sederhana, tidak menyombongkan diri di dalam usaha bisnisnya hanya berjualan buah – buahan, menurut sumber dari teman – temannya memang H. EDI PURNOMO terkenal seorang dermawan yang selalu memberi bantuan kepada yang membutuhkan termasuk memberi bantuan kepada pondok – pondok pesantren dan lain – lain. Dari hasil yang dihimpun Koresponden Media Warta Hukum di Probolinggo, atas kedermawaan H. EDI PURNOMO menghibahkan sebagian hartanya yaitu lahan tanah seluas 1.844 M2 yang terletak di Kelurahan Kedopok Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo, dihibahkan kepada Yayasan Yatim Piatu Muhammadiyah.

Lahan tanah tersebut murni dari hasil jual beli dari seseorang yang bernama H. IBROHIM atas pembelian tanah tersebut berdasar sertifikat dengan Akte Notaris seharga Rp. 185.000.000,- (Seratus delapan puluh lima juta rupih) bahkan lahan tanah tersebut pernah mau dibeli atau ditawar oleh seseorang Rp. 850.000.000,- (Delapan ratus lima puluh juta rupih), namun lahan tersebut oleh H. EDI PURNOMO tidak dijual tepatnya pada tanggal 09 Februari 2016 dihibahkan ke Yayasan Yatim Piatu Muhammadiyah dengan rasa ikhlas untuk kepentingan kegiatan sarana Yayasan Yatim Piatu Muhammadiyah dan lahan tanah seluas 1.844 M2 sudah menjadi Yayasan Yatim Piatu Muhammadiyah dan sudah  bukan milik H. EDI PURNOMO namun semua ini secara Hukum sah dan tidak ada sama sekali melakukan perbuatan melawan hukum. Namun atas hibah lahan tanah ini berujung gugatan di Pengadilan Negeri Kota Probolinggo diduga para tergugat melakukan perbuatan melawan hukum dengan nomer : 45/pdt.6/2017/PN.Pbl sebagai tergugat 1 Hj. NUR ATI, sebagai tergugat 2, H. EDI PURNOMO tergugat 3 yayasan Yatim Piatu Muhammadiyah, tergugat 4 Bpk. H. Abdul Aziz, juga sebagai turut tergugat 1 Lurah Jrebeng Kulon, tergugat 2 Kepala Kantor Badan Pertahanan Nasional Kota Probolinggo, tergugat 3 Camat Wonoasih, tergugat 4 Bu. Sapik, tergugat 5 Bpk. Jesap, tergugat 6 Bpk. Jespan, tergugat 7 Bu. Sunabiya, tergugat 8 Bu. Sariyani, Bu. Sulik. Dan sebagai penggugat diantaranya penggugat 1 Bpk. Matarip, penggugat 2 Bu Ya Trisnu, penggugat 3 Bu. Tarima, penggugat 4 Bu. Siana, penggugat 5 Bpk. Manap, penggugat 6 Ernawati.

Atas gugatan ini H. EDI PURNOMO saat dikonfirmasi menjelaskan kepada media Warta Hukum kronologis proses pembelian lahan tanah tersebut diantaranya :

  • Kurang lebih 5 (lima) tahun yang lalu saya membeli sebidang tanah kepada seseorang yang bernama H. IBROHIM yang terletak di Kelurahan Kedopok Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo lahan tanah tersebut seharga Rp. 185.000.000.,- (seratus delapon puluh lima puluh juta rupiah) dan bersertifikat atas nama H. IBROHIM.
  • Dengan atas dasar sertifikat itu saya membeli lahan tanah tersebut
  • Disaat itu juga transaksi pembelian melalui Notaris yang bernama SOENARKO yang beralamat di Jl. Ahmad Yani Kota Probolinggo. Saat itu disaksikan oleh H. IBROHIM dan Hj. NURATI beserta putra putrinya untuk mengurus balik nama dari atas nama H. IBROHIM ke nama saya (H. EDI PURNOMO).
  • Setelah dibalik nama lahan tanah tcrsebut dan bersertifikat atas nama saya lahan tersebut sempat ditawar oleh seseorang Rp.850.000.000,- (delapan ratus lima puluh juta rupiah) tetapi tanah tersebut tidak dijual karena saya beserta istri saya akan menghibahkan lahan tanah tersebut kepada Yayasan Yatim Piatu Muhammadiyah.
  • Dari pembelian tanah tersebut dengan niat hati saya karena melihat kondisi tempat Yayasan Yatim Piatu Muhammadiyah Putri yang sangat tidak memungkinkan atau sempit, pada akhirnya tanah tersebut saya beserta istri saya yang bernama Hj. NUR FARIDA menghibahkan ke Yayasan Yatim Piatu Muhammadiyah.
  • Penyerahan tersebut saya serahkan melalui Notaris yang bernama TAUFIK yang beralamat di Kelurahan Ketapang Kecamatan Kademangan dan juga selaku Pengurus Yayasan Muhammadiyah, saat itu juga surat-surat tanah termasuk sertifikat saya serahkan sepenuhnya kepada Yayasan yatim Piatu Muhammadiyah tepatnya pada tanggal 9 Februari 20l6.
  • Dengan rasa ikhlas saya beserta istri saya menghibahkan tanah tersebut untuk bertujuan kegiatan Yayasan Yatim Piatu Muhammadiyah.
  • Menambahkan H. EDI PURNOMO meskipun lahan tersebut berujung gugatan dengan harapan pasti lahan tanah tersebut kembali kepada Yayasan Yatim Piatu Muhammadiyah. Namun atas kasus ini siapa yang tidak akan tergugat dan siapa yang tidak akan menangis dan apalagi lahan tanah tersebut untuk kepentingan Para Yatim Piatu. (Rohim)