DI KOTA PROBOLINGGO, MANTAN MANAGER KSU BINA MITRA USAHA (H. PANTO ADI PATMODJO) DILAPORKAN KE POLDA JATIM DI DUGA MELAKUKAN PENIPUAN DAN PENGGELAPAN UANG SEBESAR RP. 21 MILYAR

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Probolinggo :Dengan maraknya penipuan dan penggelapan memang sering terjadi dimana-mana juga pada biasanya terjadi ditengah-tengah masyarakat. Pada umumnya disibukkan dengan modus penipuan dan penggelapan, hal ini terjadi di Bank-bank dan KSU-KSU dan lain-lain. Hal ini terjadi dan menimpa pada KSU Bina Mitra Sejahtera yang beralamat di Jalan Ikan Hiu No. 21 Kelurahan Mayangan Kecamatan Kota Probolinggo. Dari hasil yang dihimpun dari koresponden media warta hukum di Probolinggo. Terkuaknya kasus penipuan dan penggelapan tentang keuangan KSU Bina Mitra Sejahtera ini yang merasa dirugikan dengan total 21 Milyar Rupiah dan oleh pihak KSU Bina Mitra Sejahtera yang bernama IRFANTORO selaku Kabag Kredit atas dugaan kasus ini melaporkan mantan Manager KSU Bina Mitra Sejahtera H. PANTO ADI PATMODJO dilaporkan ke Polda jatim, laporan Polisi nomor : LP.B/995/VII/2017/UM/JATIM tanggal 16 Agustus 2017, atas laporan ini dalam perkara tindakan pidana penipuan dan penggelapan dalam jabatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP  dan atau pasal 374 KUHP. Atas laporan ini Kepolisian Jatim tidak tanggung-tanggung mengeluarkan surat penyidikan nomor : SP.SIDIK/1807/IXII/2017 tanggal 15 Desember 2017. Melalui penyidik Kompol AHMAD EFENDI, S.H., M.H. KANIT I SUBDIT I KAMNEG Ditreskrimum Polda Jatim Unit I Subdit I TP. Kamneg.

Dengan dasar penyidikan memanggil pihak-pihak terkait dalam kasus ini sebagai saksi dengan memanggil nasabah-nasabah KSU Bina Mitra Sejahtera dan juga akan memanggil pihak pegawai koperasi yang juga di duga terlibat dalam kasus ini yang bernama ADI WALUYO sebelumnya bertempat di Probolinggo yang di duga melarikan diri yang sekarang bertempat tinggal di Wiyong Gang II/27 Surabaya bahkan juga akan memanggil H. WAWAN SETIAWAN yang terkait dengan nasabah yang mengatas namakan Ir. H. JUMA’ADI, MM yang sekarang menjadi saksi juga diduga H. WAWAN SETIAWAN bekerjasama dengan pihak pegawai koperasi yang bernama ADI WALUYO namun dalam kasusu ini Kepolisian Polda Jawa Timur belum melakukan penahanan terhadap H. PANTO ADI PATMODJO. Bersambung.(Rohim)