NELAYAN CANTRANG PANTURA LAKUKAN DEMO DENGAN BAKAR BAN DAN PENUTUPAN JALAN LINGKAR UTARA DI KOTA TEGAL JAWA TENGAH

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tegal : Senin (8/1/2018). Kebijakan Pemerintah Tentang Pelarangan alat tangkap cantrang masih belum bisa di terima oleh para nelayan pantura, menurut mereka akibat larangan alat tangkap jaring cantrang itu menjadikan makin berkurangnya pendapatan dan ekonomi Nelayan Pantura. Hingga mereka melakukan penolakan larangan itu dengan Lakukan Penutup Jalan Lingkar Utara Kota Tegal dengan lakukan pembakaran ban mobil juga Dengan orasi-orasi yang pada intinya menentang kebijakan pemerintah akan larangan penggunaan jaring cantrang.

Acara demo ini sebagai kelanjutan aspirasi agar alat tangkap ikan jaring cantrang jangan lagi di larang karna dampaknya akan banyak nelayan menganggur dan berdampak mengguncang perekonomian masyarakat khususnya para nelayan cantrang Pantura. Sementara itu Plt. Wali Kota Tegal Drs.HM Nur Soleh M. Mpd menyambut para pendemo berdiri di atas mimbar dengan lantang menyatak bahwa Aspirasi Nelayan akan dijadikan prioritas karena ini berkaitan dengan harkat martabat masyarakat nelayan yang dapat mengganggu laju perekonomian dan pendapat warga nelayan serta menumbuhkan banyak pengangguran di Kota Tegal, dilanjutkan dengan Membaca Petisi aksi daerah yang berisi penolakan pemberlakuan pelarangan alat tangkap cantrang serta meminta Kepada Presiden tentang legalitas alat tangkap cantrang secara Nasional dan meminta kepada Presiden agar nelayan cantrang tetap bisa melaut dengan alat cantrang tersebut Sebelum ada legalitasnya, serta nelayan siap diatur dan menjaga kelanjutan pemeliharaan perikanan indonesia serta meminta Kepada Presiden melalui aparat penegak hukum yang berwenang agar tidak dilakukannya penangkapan terhadap nelayan Indonesia.

Hal senada di sampaikan pula oleh Ketua DPRD Kota Tegal H. Edy Suripno SH. MM. Setelah mendengarkan Penyampaian masalah tersebut masyarakat nelayanpun merasa senang, dengan menyatakan bahwa bila Pemerintah Kota Tegal tidak bisa menyampaikan Aspirasi masyarakat nelayan mending tidak usah mencalonkan diri, jika Wali Kota atau Pemerintah tidak bisa Mengapresiasi dan Menyampaikan Aspirasi ini Kepada Presiden maka Jangan lagi berteriak minta dukungan dalam pencalonanya. Kami percaya Plt. Wali Kota Tegal pasti mampu melaksanakan harapan Aspirasi Rakyat ini Kepada Bapak Presiden Ungkap Ketua PNKT ( Paguyuban Nelayan Kota Tegal ), Susanto Agus Priono SH, yang juga sebagai Ketua Korlap Aksi Demo Nelayan dan juga sebagai Anggota DPRD Kota Tegal. F&D