Pengelolahan Anggaran Dana Desa Harus Transparan

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Baturaja :  Januari, Senin 8/01/18. Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs. H. Kuryana Azis, menegaskan agar setiap Kepala Desa (Kades) jangan main-main dengan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang turun ke pemerintah desa agar tidak tersandung masalah hukum. Hal itu diucapkan orang nomor satu di Kabupaten OKU. Drs. Kuryana Azis, Bupati Oku menegaskan bagi setiap kepala desa (Kades) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), jangan main-main dengan alokasi dana desa (ADD) jika tidak ingin sampai tersandung masalah.  Selain penggunaan ADD, bupati pun menegaskan, “Para Kades yang sedang menjabat, jangan sampai memanfaatkan kekuasaannya dalam upaya untuk “mengembalikan modal” saat mengikuti Pilkades hingga akhirnya terpilih menjadi kades,” kata Kuryana menjelaskan.

“Memang tidak bisa dipungkiri pencalonan termasuk pencalonan Kepala Desa (Kades) pasti membutuhkan dana finansial. Tapi jangan sekali kali berfikir untuk bisa mengembalikan uang pribadi saat menjabat, jika tidak ingin tersandung masalah, termasuk penguman Alokasi Dana Desa (ADD). Bekerjalah sesuai aturan dan harus ikhlas hanya ingin mengabdi untuk rakyat,” imbuhnya. Karna, lanjut Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), beberapa contoh kasus sudah ada, bahkan diantaranya sudah dilaporkan kepihak hukum.

“Untuk itu Kades harus mau belajar apalagi Kades yang baru dilantik segera jalankan program dengan baik, buang semua dendam pribadi dikalangan masyarakat desa sehingga tercipta suasana pemerintahan yang baik guna mendukung pembangunan,” pesannya. Kuryana berharap, setiap kepala Desa Bisa tertib administrasi terutama terkait laporan keuangan ADD dan DD sebab hal itu sangatlah penting, “jika tidak baik laporannya nanti pencairan akan terhambat itu pasti, harus terbuka dalam hal laporan keuangan” tegas nya. Subrian