MELONJAKNYA HARGA BAHAN POKOK DI TAHUN 2018

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : Pasca Tahun Baru 2018, harga bahan pokok beras di berbagai pasar rakyat di Jawa Timur khususnya di Pasar Beras Bendul Merisi Surabaya merangkak naik rata-rata Rp 500-1000/kg. Harga beras kelas medium IR 64 sebelumnya Rp 8.000 kini naik menjadi Rp 9,000/kg, beras premium bengawan Rp 10.500/kg saat ini menjadi Rp 11.000/kg, beras mentik Rp 13.000/kg kini menjadi Rp 13.500/kg.

Ketua Paguyuban Pedagang Beras Pasar Bendul Merisi Surabaya, bpk Sudarno saat dikonfirmasi pada hari Jumat tanggal 5 januari 2018 mengatakan, harga beras mulai naik menjelang Natal hingga pasca tahun baru dengan rata-rata naiknya Rp 500-1.000/kg. Diprediksi harga beras akan semakin tinggi hingga bulan depan.

Padahal tahun lalu pada periode yang sama harga beras cukup stabil bahkan cenderung turun karena persediaan beras di Jawa Timur merata. Tetapi sekarang harga beras cenderung naik, mulai beras kelas medium hingga varietas premium. Harga beras diprediksi akan stabil kembali sampai memasuki musim panen pada bulan Maret-April tahun 2018.

Dengan naiknya harga beras, daya beli masyarakat/konsumen turun hingga 25 persen. Meskipun harga beras naik setiap hari pasar beras Bendul Merisi Surabaya pada jam-jam tertentu masih tetap ramai dikunjungi masyarakat. Tetapi para pedagang beras yang biasanya rata-rata pedagang bisa habis sampai 3 ton kini turun menjadi 2 ton. Naiknya harga beras dikarenakan saat ini musim penghujan dan pada bulan Desember 2017-Januari 2018 memasuki musim tanam padi. Disamping itu sebagaian daerah-daerah sentral penghasil padi terkena bencana banjir dan tanah longsor.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, beras, telur, dan daging ayam ras menjadi komoditas utama pendorong inflasi di Jawa Timur pada Desember 2017, sehingga wilayah setempat mengalami inflasi sebesar 0,71 persen. Beras, telur ayam ras, dan daging ayam ras menjelang akhir tahun dan perayaan hari besar agama, harganya mulai merangkak naik. Harga beras naik rata-rata 4 persen menjadi faktor utama terjadinya inflasi dengan menyumbang 0,1985 persen.

Di samping itu, faktor permintaan beras yang tinggi ditambah jumlah pasokan yang sedikit berkurang menjadi salah satu sebab naiknya harga beras. Selain itu, melihat trend musiman setiap tahun, komoditas ini memang memiliki kecenderungan untuk mengalami kenaikan harga di setiap akhir tahun.

Berikut data terakhir harga kebutuhan bahan pokok di tingkat eceran dari Disperindag Jawa Timur dan hasil pantauan reporter JNR di pasar rakyat Surabaya pada hari Jumat tanggal 5 januari 2018 Data dari Disperindag harga beras rata-rata di Jawa Timur untuk beras Medium IR 64 Rp 10.000/kg, beras bengawan Rp 11.000/kg dan beras mentik wangi Rp 12.000/kg.Gula pasir lokal rata-rata Rp 11.000/kg, gula-Ku Rp 12.500/kg, minyak goreng tanpa merek kualitas bagus rata-rata Rp 11.500/kg, minyak goreng Bimoli kemasan botol plastik Rp 13.000/liter. Daging sapi kualitas baik Rp 107.000/kg, daging ayam ras Rp 32.000/kg, telur ayam ras Rp 23.500/kg, telur ayam kampung Rp 36.000/kg. Ungkap pak sudarno selaku ketua paguyuban pedagang beras di pasar bendul merisi surabaya. (AAR)