GUBERNUR JAWA TIMUR MENGHIMBAU KEPADA KEPALA SEKOLAH SMK DAN SMU UNTUK MENANAMKAN BUDI PEKERTI KEPADA ANAK DIDIKNYA

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : Dalam Pelantikan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMAN, SMKN dan SLBN Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi pada hari jumat tanggal 5 januari 2018.
Gubernur jawa timur H.SOEKARWO meminta kepada kepala sekolah SMK dan SMU agar lebih mengedepankan soal kecerdasan anak didiknya dan menanamkan budi pekerti yang baik.

Menurut bpk GUBERNUR kita H.SOEKARWO membangun kecerdasan anak tidaklah mudah. Salah satu pengamat pendidikan internasional mengungkapkan bahwa kecerdasan anak lebih banyak dibangun pada usia 0-8 tahun sebanyak 80 persen, pada usia 8-17 tahun hanya bisa mencapai 10 persen dan diatas usia 18 tahun sudah sulit dicerdaskan.

Oleh karena itu, dirinya berharap adanya kerjasama para kepala sekolah dengan dinas kesehatan untuk menjaga gizi anak-anak disamping memantau serta mencari metode atau perumusan untuk memantau IQ anak didik.“Kepala sekolah harus tahu IQ anak, dengan cara apa mencerdaskan, metodenya harus diperhatikan, “ujarnya.

Selain soal kecerdasan anak, BPK H.SOEKARWO juga meminta kepada kepala sekolah untuk memperhatikan betul betul pendidikan tentang budi pekerti yang baik. Beliau mencontohkan, negara Korea yang menempati rangking tertinggi di dunia soal pendidikan budi pekerti, padahal sejatinya negara Korea terkenal dengan kasar.

“Mungkin kepala sekolah masih ingat kalau orang tua kita makan dipersilahkan lebih dulu, baru kita, di Korea kalau ada pimpinan makan sudah selesai, makannya sendiri sendiri,” ungkapnya. Pak de KARWO juga berharap agar pendidikan budi pekerti tetap dijaga dan disesuaikan dengan kebudayaan masing-masing.

Pada kesempatan itu, gubernur mengukuhkan sebanyak 116  UPT SMA,SMK dan SLB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Selain itu, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas oleh Titik Hariani MM yang.mewakili Kepala UPT SMAN, Dra Dwi lestari MM mewakili Kepala UPT SMKN dan Sukahar SPd yang mewakili Kepala UPT SLBN.(AAR)