MANTAN MENKO MARITIM DAN SUMBER DAYA RI BERDIALOG DENGAN NELAYAN DI KOTA TEGAL JAWA TENGAH.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tegal : Kamis (4/1/2018) Mantan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli berdialog dengan Nelayan di kantor sekretariat Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) di Jalan Jongor Raya Tegal Sari Kota Tegal.

Sampak di Kota Tegal Rizal Ramli langsung menuju ke Tegal Sari disambut puluhan nelayan yang sudah Menunggu Hadir pula di situ Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto, Ketua PNKT Susanto Agus Priyono, Tambari Gustam, Edy Budiharso dan tokoh nelayan yang lain.

Ketua PNKT Susanto Agus Priyono menyampaikan kurang lebih ada 600 nelayan Kota Tegal yang menggunakan alat tangkap cantrang, 540 diantaranya berhenti total dan sedikitnya ada 60 nelayan yang telah beralih menggunakan Jaring Gillnet “Dampak dari larangan nelayan cantrang ini sangat domino, banyak ABK yang terancam PHK”, Sejak berakhirnya penggunaan cantrang akhir Desember kemarin itu menjadi preseden buruk bagi nelayan “Kapal-kapal saat ini tidak bisa melaut”, Pungkas Susanto (ketua PNKT) dalam pertemuan itu.

Sementara itu, Rizal Ramli mengungkapkan penggunaan alat tangkap cantrang hasilnya memang banyak tetapi dianggap merusak lingkungan Sedangkan Penggunaan jaring Gillnet itu agar ikan yang kecil tidak ikut terjaring sehingga dimasa mendatang tangkapan nelayan semakin banyak “Untuk Jangka panjangnya kita dapat menyelamatkan ikan-ikan yang kecil”, ungkap Rizal.

Setelah pertemuan ini Dia menyampaikan bahwa dia akan bertemu langsung dengan Presiden dan para menteri secara pribadi, dia akan meminta agar nelayan yang memiliki kapal 30 GT dapat mencari ikan di kawasan Natuna.

“Saya akan mencoba sampaikan kepada Pemerintah agar kapal-kapal ikan rakyat diatas 30 GT diberikan izin menangkap ikan di Natuna”, pungkas Rizal Ramli dalam sambutanya. “fier”