KEJAR REKOMENDASI PARTAI GERINDRA, ABAH ANTON KE JAKARTA

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Malang : Memasuki awal 2018 ini, Wali Kota Malang Moch. Anton tampaknya belum banyak beraktivitas di kegiatan pemerintahan. Misalnya pada hari pertama kerja 2 Januari lalu, Anton tidak ikut melakukan inspeksi mendadak (sidak) kehadiran pegawai.

Sidak itu dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto. Sementara pada hari kedua kerja kemarin (3/1/2017), Anton juga tidak hadir dalam agenda Rapat Paripurna DPRD Kota Malang. Sebagai elemen eksekutif yang hadir adalah Wasto bersama Wakil Wali Kota Malang Sutiaji.

Hingga hari ini (4/1/2017) pun Anton belum dijadwalkan menghadiri agenda tertentu,termasuk tidak mendampingi kunjungan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Pasar Besar Kota Malang. Beredar informasi, saat ini Anton masih berkutat di Jakarta untuk mendulang rekomendasi pencalonannya dalam Pilkada Kota Malang 2018. Abah (sapaan Anton) masih di Jakarta, belum ada agenda, ujar salah satu staf Sekretariat Daerah Kota Malang kepada wartahukum net.

Menjelang tahapan pendaftaran di KPU, Anton tampaknya masih harus berjuang ekstrakeras melakukan lobi-lobi politik. Sebab, partai-partai tampaknya mulai membentuk poros-poros berbeda  dan tidak bersepakat mengusung dia. Memasuki Januari, secara resmi Anton justru baru mendapatkan satu rekomendasi, yakni dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sementara  dari partainya sendiri, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), hingga saat ini rekomendasi belum turun. Hari ini, rencananya Anton baru akan mendapatkan rekomendasi tersebut.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Kota Malang Arief Wahyudi ditemui wartahukum.net, menerangkan bahwa dirinya bersama Anton dan jajaran pengurus PKB Kota Malang memang menghadiri agenda Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB di Jakarta serta ada rapat tentang pilkada bersama dengan kota dan kabupaten lain yang ikut pilkada serentak, ujar Arief.

Mengenai rekomendasi, menurut Arief, juga masih belum dipastikan. Rekomendasi selesai ya kami bawa, Kalau belum selesai ya harus nunggu, ujarnya. Soal bakal calon wakil wali kota yang akan dipasangkan dengan Anton, Arief juga menyebut belum pasti, Masih belum, masih nunggu rekom, ujarnya. Soal pasangan pun, Anton belum memiliki gandengan yang fiks. Kemarin sore (3/1/2017) sekitar pukul 15.00 Sekretaris REI Malang Syamsul Mahmud telah mengikuti fit and proper test di DPP PKB.

Sebelumnya, tepatnya pada hari Selasa (2/1/2017) Syamsul Mahmud telah dipanggil untuk melakukan wawancara dengan jajaran Pengurus DPC PKB Kota Malang. Selain itu, sejumlah calon lain dikabarkan juga tengah mengikuti fit and proper test susulan namun Arief enggan mengurai hal tersebut, Intinya nanti keputusan rekom wakil kami serahkan ke DPP, ujarnya.

Mengenai gerilya rekom yang dilakukan Anton dan PKB, Arief tidak membantah, sebab selain menghadiri acara DPP PKB, rombongan tersebut juga dijadwalkan untuk datang ke DPP PKS disana ngurus rekom sesuai form KPU dan harus berpasangan dan tidak satu nama Tapi nama pasangannya ini nunggu dari DPP PKB, urainya. Mengenai kabar hadirnya Anton ke DPP Partai Gerakan Indonesia RAya (Gerindra) untuk mendapat tambahan dukungan, Arief mengaku tidak tahu. saya kurang tahu (soal agenda ke Gerindra), pungkasnya. ( kie )