Memperingati Hari Ibu Pemkab Lumajang Hadirkan Tokoh Nasional Seto Mulyadi Spi. Msi.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Lumajang : 22 Desember 2017 — Menjelang hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember, Gedung Soedjono dipenuhi para ibu-ibu dari berbagai unsur kabupaten, kecamatan, desa, guru PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA, serta beberapa organisasi wanita. Bupati Lumajang, Drs. As’at M.Ag., secara resmi membuka seminar sehari yang bertemakan “Mendidik Penuh Dengan Sentuhan Cinta dan Kasih Sayang” pada Kamis (21/12/2017).

Di tahun 2017 ini, sudah ke 89 kalinya memperingati hari ibu setiap tahunnya. Seminar ini cukup spesial karena pematerinya mendatangkan Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., atau yang akrab dipanggil dengan Kak Seto. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lumajang, dr. Buntaran Supriyanto, M.Kes., Ketua dan Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Lumajang.

Bupati menyampaikan inti dari seminar sehari ini yakni membahas bagaimana mendidik anak dengan cinta dan kasih sayang. Bupati juga menyampaikan bahwa seorang ibu, penghantar ke surga sedangkan sesosok ayah, selalu membimbing kita menjadi orang yang luar biasa. Menurutnya, kebahagiaan seorang anak tergantung dan ditentukan dari ibu bagaimana mendidik anaknya.
Dalam kesempatan tersebut, bupati Lumajang menyanyikan sebuah lagu berjudul “Ibu” yang merupakan lagu ciptaannya sendiri bersama dengan anak didiknya sewaktu SMA. Liriknya dibuat oleh Bupati dalam rangka menuangkan kasih sayang dan cintanya terhadap ibu. Menurutnya, sebuah doa dari seorang ibu bisa membuat anak-anaknya menjadi orang yang membanggakan.

Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Ny. Tutuk Fajriatul As’at melaporkan tujuan kegiatan tersebut, yaitu menambah wacana dan pengetahuan kaum ibu khususnya dalam mendidik anak-anak di era globalisasi, informasi dan teknologi sebagai wahana intropeksi diri tentang cara mendidik anak – anak dengan baik saling.tukar pendapat dan pengalaman ,serta media pembinaan dan pembekalan khususnya bagi kader PKK sebagai bahan bersosialisasi dengan masyarakat melalui pemberdayaan keluarga. (SL )