IR. DJUMA’ ADHI ,MM,MA KORBAN PENIPUAN KREDIT YANG DIDUGA DILAKUKAN OLEH H. WAWAN SETIAWAN YANG MELIBATKAN PEGAWAI KSU BINA MITRA SEJAHTERA

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kantor Ksu Bina Mitra Sejahtera Beralamat Di Jln. Ikan Hiu Mayangan Kota Probolinggo

WH PROBOLINGGO : Penipuan sering kali terjadi di mana-mana baik di kota – kota besar maupun dikota kecil seperti Kota Probolinggo, sering sekali terjadi modus penipuan dan penggelapan sering diketahui banyak sekali cara yang dilakukan untuk melakukan penipuan dengan cara meminjam sesuatu barang, menggadaikan barang orang lain dan lain sebagainya. Ini terjadi pada seorang yang bernama IR. DJUMA’ ADHI ,MM,MA warga masyarakat Ketapang Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo yang menjadi korban penipuan 2 (dua) BPKB mobil kendaraan Inova dan 1(satu) BPKB sepeda motor Ninja yang dilakukan oleh H. WAWAN SETIAWAN warga masyarakat Kelurahan Mayangan Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.

Dari hasil yang dihimpun koresponden media Warta Hukum di Kota Probolinggo yang cerita kronologisnya begini, berdasarkan sumber dari keterangan korban diantaranya beberapa Tahun yang lalu tepat Tahun 2011 Disaat itu datang seorang ke Toko saya yang bernama H. WAWAN SETIAWAN meminjam BPKB Mobil Inova 2 (dua) dan Sepeda Motor Ninja 1 (satu) dengan keperluan mau ambil kredit untuk usaha ikan.  Karena awalnya baik saya percaya karena H. WAWAN SETIAWAN punya kakak kandung perempuan ikut andil usaha pupuk dengan saya. Selang beberapa hari kemudian setelah pinjam BPKB datang lagi H. WAWAN SETIAWAN ke toko saya minta fotocopy KTP dengan nomor rekening saya, saat itu juga saya tidak tahu BPKB saya dijaminkan ke kredit bank mana saya tidak tahu. Beberapa hari kemudian BPKB yang dijaminkan  ternyata dijaminkan ke KSU Mitra Usaha Bina Sejahtera Kota Probolinggo, dalam proses pencairan uang tersebut masuk ke rekening saya sebesar Rp. 494.000.000,- (empat ratus sembilan puluh empat juta rupiah). Saya sangat kaget begitu banyak uang yang masuk ke rekening saya padahal yang dijaminkan hanya 3 (tiga) BPKB. Saat itu juga  H. WAWAN SETIAWAN dan yang bernama ADI dari pihak pegawai koperasi KSU Mitra Usaha Bina Sejahtera menyampaikan kepada saya kalau yang dijaminkan ke KSU Mitra Usaha Bina Sejahtera BPKP dan Sertifikat rumah, kalau BPKP 3 (tiga) dihargai Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) kalau sertifikat rumah dihargai Rp. 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah) namun yang masuk ke rekening saya sebesar Rp. 494.000.000,- (empat ratus sembilan puluh empat juta rupiah). Dari proses pencairan uang tersebut dari rekening saya langsung diterima oleh H. WAWAN SETIAWAN dan disaksikan oleh ADI pegawai koperasi KSU Mitra Bina Usaha Sejahtera dan ada bukti tanda terima tersebut dan sepeser pun saya tidak menggunakan uang tersebut. Setelah menerima uang tersebut H. WAWAN SETIAWAN menyampaikan kepada saya kalau pembayaran kredit tiap bulan H. WAWAN SETIAWAN sendiri yang membayar ke KSU Mitra Usaha Bina Sejahtera Kota Probolinggo. Beberapa tahun kemudian tepatnya Tahun 2014 datang seorang ke Toko saya dari pihak Koperasi KSU Mitra Bina Usaha Sejahtera yang bernama LEMAN menyampaikan kepada saya kalau kredit tersebut macet hanya terbayar 9 (Sembilan) angsuran/ 9 (Sembilan) bulan  yang terbayar oleh H. WAWAN SETIAWAN. Atas permasalahan terkait kredit macet ini H. WAWAN SETIAWAN sudah tidak bertanggungjawab dan sulit ditemui saat itu sampai sekarang. Atas permasalahan ini saya menjadi korban dan merasa tertipu disaat itu juga 2 (dua) BPKB : 1 (satu) Mobil Inova dan 1 (satu) Sepeda Motor Ninja saya datang datang ke Koperasi KSU Mitra Bina Usaha Sejahtera Kota Probolinggo untuk menebus BPKB tersebut dengan uang saya sendiri sebesar Rp. 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) dan tinggal 1 (satu) BPKB Mobil Inova yang masih ada di KSU Koperasi Mitra Bina Usaha Kota Probolinggo sampai sekarang.

Namun tidak hanya sampai disini dari hasil investigasi Warta Hukum di Probolinggo kasus ini tidak hanya ada unsur perdata juga ada unsur pidana juga ada pihak menggugat perdata di Pengadilan Kota Probolinggo juga ada pihak dari Koperasi KSU Bina Mitra Sejahtera Kota Probolinggo melaporkan mantan manager PANTO dilaporkan dilaporkan ke Polda Jawa Timur atas dugaan sanksi dalam perkara tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dalam jabatan. Laporan Polisi No. LP.B/995/VII/2017/UM/JATIM tanggal 16 Agustus 2017 dan surat penyidikan nomor SP.Sidik/1807/xii/2017 tanggal 15 Desember 2017. (bersambung) Rohim