Kenapa Bupati Sampang Melakukan Mutasi Jabatan 50 PNS Secara Tertutup

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : Di wilayah kabupaten sampang telah terjadi mutasi besar-besaran di Lingkungan SKPD Sampang, acara tersebut sifatnya sangat tertutup karena di tempatkan di ruangan Gedung PKK, ada sekitar 50 Pegawai Negeri Sipil kena Rolling atau Mutasi dan acara itu sendiri di mulai pada jam 08.00 Wib yang di pimpin oleh Bapak Bupati Sampang (H. Fadhilah Budiono) serta di ikuti oleh seluruh Kepala Dinas Pemerintah Kabupaten Sampang.

Setelah kegiatan acara akan di mulai, pintu gedung langsung di tutup oleh Humas Pemerintah Daerah dan Satpol PP, jangankan untuk masuk ke dalam gedung, dalam pengambilan Gambar (photo) saja seakan-akan di halang-halangi oleh petugas di dalam gedung, sehingga seluruh pihak media mangkrak dan hanya duduk-duduk di luar gedung seperti kebingungan.

Sambil membuka pintu sedikit saya selaku Kabiro Warta Hukum Sampang (Iswan jaya, SE) mendengar sayup-sayup Kata sambutan dari Bupati Sampang, dalam sambutannya H. Fadhilah Budiono mengungkapkan, “82122/2010/394/2009/2011 tanggal 21 Desember 2017 saya selaku Bupati Sampang melantik saudara-saudara sekalian dan semoga Allah SWT merestui dan meridhoi amanat yang saudara-saudara emban dalam tugas ini, jadi intinya apapun yang kita tugaskan dan yang kita tempati harus kita terima dengan lapang dada, setuju maupun tidak setuju juga harus kita terima, dalam pemutasian ini ada yang berwajah sedih dan juga ada yang berwajah berseri-seri atau gembira, tetapi kita harus legowo dan menerima secara tangan terbuka, karena itu semua adalah merupakan tugas negara dan amanat dari rakyat serta harus menjalankannya dengan sepenuh hati “, ujar H. Fadhilah Budiono dalam kata-kata sambutannya.

Setelah upacara pelantikan mutasi Pegawai Negeri Sipil selesai, tidak ada keterangan ataupun jumpa pers, baik Bupati Sampang maupun dari pihak-pihak terkait tidak menemui pihak awak media, sehingga para media yang sudah lama menunggu di luar gedung PKK merasa kecewa dan seakan-akan merasa tidak dihargai sama sekali.

Setelah di konfirmasi oleh para media kepada pihak-pihak terkait di Lingkungan Pemerintah Daerah, mereka saling tutup mulut, adapun acara pelantikan itu dilaksanakan secara singkat, sehingga selesai pada jam 09.00 Wib.