Proyek RTH Kedayunan Terancam Tak selesai, Papan Nama Proyek Tak Terpasang

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Banyuwangi : Akhir bulan Desember 2017 sudah tinggal beberapa hari lagi, namun pekerjaan proyek Ruang Terbuka hijau (RTH) yang berada di Desa Kedayunanan, Kecamatan Kabat hingga saat ini belum terselesaikan secara maksimal. Begitupula, papan nama proyek tak terpasang sebagaimana pekerjaan proyek lainnya yang dianggarkan melalui APBD di Kabupaten Banyuwangi. Hal tersebut mengundang beragam pertanyaan bahwa pekerjaan proyek RTH itu terkesan ditutup – tutupi dan tidak transparan.

Seperti diungkapkan, Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Partai Gerindra, Limpat Prawiro Dikdo mengatakan, mengenai pemasangan papan nama proyek tersebut hukumnya wajib  dan harus terpasang sebagaimana yang tercantum pada Surat Perintah Kerja (SPK) dan diperjelas lagi mengenai besarnya anggaran yang direalisasikan melalui APBD ataupun dana lainnya. “ Jika dilihat kondisi fisik yang nampak terlihat saat ini pada proyek RTH Kedayunan sudah jelas pekerjaan itu belum selesai, apalagi tahun 2017 akan berakhir tinggal beberapa hari lagi. Papan nama harus terpasang selama proyek RTH itu dilaksanakan hingga pekerjaan selesai 100 persen,”Terangnya.

Selain itu, proyek yang belum terselesaikan hingga akhir tahun 2017 artinya proyek tersebut bisa dikatakan gagal karena telah melewati batas waktu yang ditentukan dan tidak ada namanya proyek pembangunan yang dikerjakan dengan tahun anggaran yang berbeda. Sehingga, dinas terkait wajib memberikan sangsi terhadap kontraktor yang menjadi pelaksana pemenang tender.

“ Diharap Pemda lebih selektif terhadap pelaku pemborong agar supaya pembangunan di Kabupaten Banyuwangi bisa terlaksana dengan baik. Baik dari segi kualitas dan kuantitas hingga pemanfaatan pembangunan tersebut bisa benar – benar dimanfaatkan oleh masyarakat dan tidak ada kesan menghambur – hamburkan anggaran,”Ungkapnya. Hasil investigasi dilapangan, seperti yang dikatakan pedagang yang berjualan disekitar RTH mengenai papan nama proyek itu sebenarnya sudah dipasang namun hingga lebih seminggu ini sudah tak terpasang lagi. Dan, pekerja proyek rata – rata bekerja hanya setengah hari.(Prasetyo)