KONSULIDASI PAGUYUBAN WARTAWAN DAN KABIRO KABIRO MEDIA WARTA HUKUM SE INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBERITAAN.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : Minggu (17/12/2017) Konsulidasi untuk mempersatukan seluruh jajaran Wartawan dan seluruh biro biro media Warta Hukum yang di hadiri oleh seluruh jajaran Pimpinan Warta Hukum pusat bertempat di kantor Bpk. Haris Kepala Biro Warta Hukum Sampang Madura.

Perjalanan yang cukup panjang bagaimana kita mengawali rintisan untuk membentuk sebuah kebersamaan dalam wadah kemediaan tujuh tahun sudah kita para pendekar pendekar pena malang melintang menjaga nama Warta Hukum yang di punggawai oleh karakter Pimred (Mustofa) yang melankolis, Wapimred (Teguh) yang antagonis dan karakter Sekeretaris (Yusuf) yang pragmatis namun sifatnya romantis.

Kunci dari kebersamaan wartawan dalam satu payung Warta Hukum adalah exsis dengan mental jurnalis suarakan semua kabar untuk di ungkap dalam kalayak maka kita harus bisa saling bersinergi apa bila ada temuan temuan yang signifikan kita harus bisa koordinasikan dengan redaksi ungkap ketua paguyuban Warta Hukum Bpk.Selamet Haryono.

Insya Allah tim buser dan divisi hukum kita akan turun sidak memantau mengawal akan semua data data itu bersama untuk nama baik Warta Hukum kata bpk,slamet menambahi.

Warta Hukum harus saling koordinasi untuk membangun wadah pemberitaan yang tentunya biar kedepan kita bisa mencapai target yang lebih baik tandas bpk.Kirman Kabiro Surabaya.

Sebenarnya warta hukum tidak perlu apa apa lagi karna selama ini sudah bagus dan dengan hasil UKW kemarin sudah sangat menunjang ke propesionalan jiwa para jurnalis “Warta hukum” dalam pemberitaan tambahnya.

Mengenai masalah keamaman kenyamana dalam bertugas tanpa melanggar hukum kabiro sidoharjo bpk.Agus menimpali alangkah lebih baiknya jika kita semua dari jajaran kabiro “Warta Hukum” untuk mempunyai Divisi hukum di daerahnya agar bisa kita buat barometer dalam memantau delik pidana setiap permasalahan atau temuan data yang di hadapi.

Konsulidasi paguyuban itu di akhiri dengan doa doa yang di bawakan oleh kiyai sanuri yang juga penasehat Warta Hukun dan di teruskan dengan pengocokan undian penentuan jadwal tempat untuk pertemuan bulan depanya yang jatuh pada saudara Rosid Sda dari wartawan dari biro sidoarjo “fier”