PLT, WALI KOTA TEGAL MONITORING PEMBANGUNAN DI KELURAHAN DEBONG TENGAH KOTA TEGAL JAWA TENGAH.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tegal : Jum’at (8/12/2017). Plt. Walikota Tegal,  Drs. H.M. Nursholeh, M.M.Pd beserta jajaran Forkompinda dan jajaran OPD melakukaan peninjauan ke lokasi pembangunan yang menjadi titik pantau, Program APIK tahun 2017 di kelurahan Debong Tengah Adapun beberapa pembangunan itu mencangkup pembangunan saluran di wilayah Rw 2, Rw 4, dan Rw 6. Pavingisasi di wilayah Rw 1 dan Rw 2 serta pengadaan 5 unit becak sampah di Rw 5 dan juga program RTLH 5 unit untuk wilayah Rw 1, 2, 3, 4, dan 6.

Sementara itu program yang dikerjakan oleh DPU Kota Tegal, berupa pembangunan saluran Jatisari RW 1,2,3, Pembangunan saluran Jalan semarang, pembangunan dan pavingisasi jalan Anyelir, pembangunan dan pavingisasi di RW 3, 5 ,6 dan pembangunan saluran jalan Teuku Umar, pengaspalan jalan Wonosobo RW 3, Jalan Rembang RW 4, Jalan Samanhudi RW 5, jalan Kudus RW 2 dan jalan Teuku Umar Kelurahan Debong Tengah.

Dalam acara monitoring tersebut Kang Nursholeh sapaan akrab Plt. Wali Kota Tegal, juga menyempatkan memberikan beberapa pertanyaan dari pertanyaan perwakilan warga melalui ketua Rt nya pak Darmin, ia menyampaikan “betapa pentingnya pembangunan Trotoar di jalan Teuku Umar yang juga merupakan kebutuhan mendesak untuk lalu lintas anak sekolah dan trotoar Jalan KS Tubun”, usulan tersebut Kang Nur mengupaya agar bisa dimasukan di Musrenbang “ Kita Rencanakan di tahun 2019, masukan saja di musrenbang, biar bisa terealisasi” ucap Kang Nur Sholeh.

“Sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia Bpk H.Ir.Joko Widodo bahwa pembangunan harus bersentuhan langsung dan dapat dirasakan oleh warga, maka dari itu saya menghimbau Kepada DPUPR agar bisa melakukan betonisasi di setiap gang dan penerangan agar sesuai dengan skala prioritas” dan yang terkait RTLH Harapan beliau agar ada peningkatan dari 4 unit agar bisa menjadi 15 unit untuk setiap Kelurahan imbuhnya.

Sementara itu Herlien Tjokro Wati (Camat Tegal Selatan), dan juga selaku moderator dalam kegiatan Monitoring Wajah Kota tersebut menyampaikan bahwa potensi usaha yang ada di Kelurahan Debong Tengah Seperti Mebel, tahu, tempe, logam harus terus kita tingkatkan ungkapnya.

Selain program pembangunan yang ada dan sedang di laksanakan ada satu masalah yg sangat mendesak dan harus cepat di laksanakan yaitu Permasalahan pembuangan Limbah tahu, Normalisasi Saluran Kali Tuntang yang harus segera di lakukan oleh DPUPR Provinsi Jateng secepatnya hal ini di sampaikan oleh Lurah Debong Tengah Bpk. Suwarno SH, pada sambutannya. “fier”