RUATAN KOTA TEGAL KORPRI DAN BANK JATENG KOTA TEGAL GELAR WAYANG GOLEK DI ALUN ALUN.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH KOTA TEGAL : (10/112017/,Hiburan wayang golek gagasan Korpri Kota Tegal bekerjasama dengan Bank Jateng ini juga sekaligus merupakan kegiatan ruwatan Kota Tegal untuk membawa kota tegal baik lagi, hal ini disampaikan oleh Plt. Walikota Tegal,  Drs. H.M. Nursholeh, M.M.Pd.

“Wayang Golek” untuk ruwat Kota Tegal ini semoga bisa menjadi tolak bala karena Kota Tegal, beberapa waktu lalu tertimpa kala bendu, yaitu walikotanya kena OTT KPK. kita sebagai insan yang beriman, mari kita bermuhasabah, hayuh nggrayang awake dewek – dewek.,”ucap plt.walkot

“Oleh karenanya sebagai penata praja kudune bisa dadi wong sing eling lan waspada. kabeh kudu kenceng nyekeli waton (aturan). jadikan masa lalu sebagai pelajaran. aja nganti ana sing ngrasa benerdewek, uga aja nganti ana sing kelara – lara,” tambah nya.

Dijelaskan pula,bahwa pagelaran wayang golek malam hari ini bertujuan selain untuk menghibur warga Kota Tegal dan daerah sekitarnya, juga yang terpenting, kegiatan ini bisa menjadi media untuk lebih mencintai seni budaya Tegal, yang harus senantiasa kita lestarikan dan kita cintai, di tengah maraknya pengaruh berbagai budaya asing.

Kang Nursholeh sangat menyambut baik dan merasa senang dapat berkumpul dan nonton bareng dengan penggemar wayang golek, baik dari Kota Tegal maupun daerah lain.

Pada kesempatan ini juga mengajak para penggemar pagelaran wayang golek untuk tetap menjaga ketertiban, menjaga kebersihan, dan saling menghargai satu sama lain, sehingga pagelaran wayang golek ini dapat berjalan dengan lancar dan para penonton dapat mengikutinya sampai acara ini selesai.

Lakon yang diangkat dalam pagelaran wayang golek adalah “Samson dan Delila”. cerita samson delila, di indonesia begitu tenar di masyarakat. salah satu pesan moral kepada kaum laki – laki bahwa sekuat apapun ia, terkadang akan tunduk oleh rayuan wanita cantik.

Di dunia ini yang sering jadi godaan adalah harta, tahta dan wanita, karena harta orang bisa jadi lupa, karena tahta orang bisa jadi buta, karena wanita orang bisa terlena. oleh karenanya kita hidup harus selalu eling lan waspada. jangan sampai kita terjerumus pada kesenangan sesaat, tetapi akan mengalami penderitaan panjang setelah itu, seperti pepatah ibarate senenge sa klenteng, larane ketiga rendeng.

Terkait dengan menjaga kesinambungan pembangunan Kota Tegal, “Kang Nur” mengajak kepada segenap warga Kota Tegal untuk menjaga dan terus menumbuhkan rasa memiliki bersama akan hasil-hasil pembangunan yang telah dan tengah dilaksanakan oleh pemerintah Kota Tegal saat ini.

“Jika saat ini bapak-ibu menyaksikan pembangunan trotoar di sepanjang jalan di Kota Tegal, itu salah satu pembangunan infrastruktur yang sedang kita lakukan. ke depan akan kita lanjutkan pembangunan infrastruktur dan pembangunan lainnya,“Saya percaya, dengan partisipasi yang maksimal dari seluruh warga pembangunan Kota Tegal akan berjalan lancar dan mencapai sasaran, sesuai harapan kita.

Mari kita jaga hasil pembangunan yang merupakan karya kita, demi anak – cucu kita sebagai generasi penerus,” tambah Kang Nursholeh.

“Kota Tegal tahun depan juga akan menyelenggarakan pilihan gubernur & wakil gubernur Jateng juga pilihan walikota-wakil walikota Tegal tahun 2018, rakyat sudah dewasa berpolitik, mereka akan menggunakan hak pilihnya dengan baik. Tentu akan memilih kandidat yang tidak korupsi, yang sudah teruji, sabar dan ngayomi rakyat, saya percaya, suksesnya penyelenggaraan pemilhan ini merupakan wujud kedewasaan warga dalam berpolitik,” pungkas Kang Nursholeh.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan hadiah oleh Dalang Ki Entus Susmono berupa Replika wayang golek Kang Nursholeh kepada Plt. Walikota Tegal,  Drs. H.M. Nursholeh, M.M.Pd.”Firdaus”