RAMBU LALULINTAS YANG TERPASANG TETAP DI LANGGAR OLEH PENGEMUDI TRUCK

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang: Di tengah-tengah Kota Sampang masih ada saja pengemudi truk yang melanggar rambu-rambu Lalu Lintas, salah satunya yang terjadi di Jalan pajudan Kelurahan rongtengah Sampang, tepatnya di sebelah utara kantor Polsek Kota sekaligus kantor Satlantas Polres Sampang, padahal disitu sudah terpasang rambu lalu lintas yang bergambar truk dilarang masuk tetapi orang itu tetap dilanggar seakan-akan para pengemudi truk tidak melihat dan juga tidak mengindahkannya pada pemasangan rambu lalu lintas tersebut cukup lama dan tidak ada tindakan sama sekali dari pihak-pihak terkait seperti pihak kepolisian maupun dari pihak Dinas Perhubungan. 

Menurut Bapak Bukhari selaku ketua RT 06 RW 03 Kelurahan rongtengah kampung toronan kita sudah melapor ke pihak Polsek tetapi seakan-akan dari pihak Polsek kurang begitu ada tanggapan sampai kita beserta gabungan warga atau masyarakat RT 02 RW 04 04 RW 04 04 melapor dan memberitahukan secara tertulis lewat atau via surat ke dinas Kelurahan dinas Kecamatan maupun ke Dinas Perhubungan.
Tetapi sampai sekarang dan detik hari ini masih belum ada tanggapan sama sekali, padahal yang kami minta cuman kesejahteraan masyarakat dan kenyamanan masyarakat yaitu pemasangan portal, truk dilarang masuk pada pukul 05.30 sampai dengan 17.30 WIB, Garena pada waktu jam tersebut adalah jumper aktivitas para warga dan masyarakat setempat, keinginan kami itu merupakan keinginan dan kesepakatan dari seluruh masyarakat RT 06 RW 03 RW 03 03 Kelurahan rongtengah dan juga RT 02 RW 04 RW 04 04 Kelurahan Banyuanyar. Gara-gara debu ini sudah banyak warga kami yang terkena penyakit batuk (ispa) Mas”, ujar Buhari, tapi seakan-akan pihak-pihak yang terkait saling melempar batu dan tidak ada yang bertanggung jawab atas kejadian di sepanjang jalan pajudan kampung tronan, sampai pernah kita melakukan Swasembada masyarakat dengan mendirikan portal dari bambu itupun ditabrak juga sama pengemudi truk, ujar beliau.
Jl. Pajudan merupakan kawasan wilayah kampung Tronan, dan berada di tengah-tengah Kota yang merupakan daerah padat penduduk dengan jumlah 44 KK dan kurang lebih sekitar 130 jiwa dengan pemukiman/rumah yang berhimpitan satu sama dengan lainnya. (Is-one)